v4n73r

Learn To Fly

Natures Photos Galleries

Air Terjun Yellow Stone

Air Terjun Yellow Stone

Misteri Air Terjun berwarna Emas di Yosemite National Park

Gambar di sampingbat ini adalah sebuah air terjun kecil yang mengalir disisi Timur El Capitan dan terjadi hanya pada akhir musim dingin dan awal musim semi. Dinding terdiri batuan Granit sangat mengesankan, bila langit cerah dan sinar matahari yang akan segera hilang tenggelam, menyinari bagian air terjun. Pencahayaan itu seperti cahaya emas yang membuat air terjun nampak seperti lava.

Ini adalah pemandangan yang menakjubkan untuk menyaksikan matahari terbenam. Terjadi hanya dua minggu dalam setahun, matahari terbenam jatuh di balik wajah vertikal El Capitan

http://amirfian1.wordpress.com/

Sekilas Tentang Aurora : Fenomena Alam Yang Paling Menakjubkan
Fenomena Aurora

Fenomena Aurora

Pada mitologi Romawi kuno, Aurora adalah Dewi Fajar yang muncul setiap hari dan terbang melintasi langit untuk menyambut terbitnya matahari. Profil Dewi Aurora juga dapat kita temukan pada tulisan hasil karya Shakespeare.

Sejak zaman dulu, telah banyak teori yang diajukan untuk menjelaskan fenomena ini dan sebagian teori kelihatannya sudah tidak relefan pada masa sekarang.

Benjamin Franklin berteori bahwa “Misteri Cahaya Utara” itu disebabkan oleh konsentrasi muatan listrik di daerah kutub yang didukung oleh salju dan uap air. Kristian Birkeland juga berteori bahwa Auroral Elektron terjadi dari sinar yang dipancarkan matahari, dan elektron tersebut dibimbing menuju kutub utara.

Aurora Borealis memang sering terjadi antara bulan Maret-April dan Agustus-September-Oktober. Aurora Borealis adalah fonemana pancaran cahaya yang terjadi di daerah utara atau kutub utara. Pada saat Aurora Borealis terjadi, seakan-akan matahari akan terbit dari sebelah utara.

Fenomena ini terjadi pada lapisan ionosfer bumi akibat medan magnetik, dan partikel yang dipancarkan matahari. Sumber energi utama dari aurora adalah angin matahari yang mengalir melewati Bumi. Magnetosfer dan angin matahari terdiri dari gas terionisasi yang menghantarkan listrik.

Aurora yang terjadi tanggal 28 Agustus dan 2 September 1859 mungkin adalah yang paling spektakuler sepanjang sejarah. Aurora di Boston tanggal 2 September 1859 juga dimuat oleh New York Times.

Fenomena Aurora Borealis telah lama menarik perhatian para Ilmuwan. Andres Celcius, antara rentang tahun 1716 sd. 1732 mengamati Aurora Borealis dan menghasilkan sekitar 300 pengamatan yang dipublikasikannya. Celcius adalah seorang Professor Astronomi yang namanya diabadikan sebagai satuan pengukur suhu.

Penerima nobel asal Belanda bernama Pieter Zeeman mempublikasikan laporan tentang Aurora Borealis yang terlihat di Zonnemaire. Elias Loomis juga menerbitkan serangkaian laporan mengenai Aurora di American Journal of Science.

Aurora juga terjadi pada Planet lain dalam tata surya, misalnya Planet Uranus dan Neptunus. Jupiter dan Saturnus memiliki medan magnet yang lebih kuat dari Bumi dan memiliki sabuk radiasi yang besar. Teleskop Huble digunakan untuk menangkap terjadinya Aurora di planet lain.

Pada tanggal 14 Agustus 2004 yang lalu, Pesawat Mars Express mendeteksi terjadinya Aurora di planet Mars, para Ilmuwan mempelajari dengan memasukkan data-data yang dihasilkan Mars Global Surveyor, dimana daerah emisi berhubungan dengan suatu daerah yang memiliki medan magnet paling kuat, dan menunjukkan bahwa asal-usul emisi cahaya adalah aliran elektron.

Pada sebuah fenomena Aurora, satelit menangkap gambar Aurora yang terlihat seperti “cincin api”. Aurora-aurora jenis lain juga diamati dari luar angkasa, misalnya “Poleward Busur”, tapi tampaknya masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai fenomena ini, mengingat fenomena ini sangat jarang akan terjadi.

Aurora dan arus terkait menghasilkan emisi radio sekitar 150 kHz, dikenal sebagai radiasi Auroral Kilometric yang ditemukan pada tahun 1972 dan dapat diamati dari luar angkasa.

http://triastuti29.wordpress.com/

Fenomena Petir
Fenomena Petir

Fenomena Petir

Fenomena alam seperi Petir, Hujan Salju, Badai angin topan dan sebagainya memang sangat mengerikan tetapi bagi sebagian orang apalagi bagi seorang fotografer fenomena alam tersebut dapat menjadi inspirasi buat mareka untuk menghasilkan karya yang menakjubkan, seperti terlihat pada gambar gambar di bawah ini.

Fenomena ini terjadi ketika Jarak antara Gugusan awan Nimbus dengan matahari terlalu dekat. Fenomena ini juga terjadi ketika cahaya matahari mengalami pembiasan akibat intensitas medan elektromagnetik meningkat….

Dirangkum dari berbagai sumber:
http://www.aziscs1.com/
http://eug3n14.wordpress.com/

Sensasional Volcano Lightning
Sensasional Volcano Lightning

Sensasional Volcano Lightning

Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan dimana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut Guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.

Komposisi pembentuk halilintar ini terdiri dari: Petir, api, es, dan abu yang berbaur menjadi satu. Vulkanik yang memicu petir terdengar seperti tembakan senapan, sementara listrik yang diproduksi menghasilkan gemuruh panjang. Meski tergolong Dahsyat dan menjadi salah satu senjata alam yang sangat mematikan, namun keindahannya sangat digilai para ‘Lightning Hunter’

http://simbya.cloneroom.com/

Mengintip Keindahan Pelangi Api

Pelangi Api

Pelangi Api

Fenomena di atmosfer yang dikenal sebagai sebuah busur circumhorizon atau “Pelangi Api”, terlihat saat matahari sedang tinggi di langit (misalnya di lebih dari 58° di atas horison), dan cahayanya menembus melalui awan-awan tinggi cirrus yang sangat terang yang terbentuk dari kristal-kristal heksagonal. Sinar matahari yang memasuki permukaan vertikal kristal-kristal dan meninggalkannya melalui permukaan bawahnya dibiaskan dan dipisahkan menjadi array warna-warna yang bisa dilihat. Saat kristal-kristal di awan-awan cirrus itu segaris secara optimal (misal dengan permukaan-permukaan yang paralel dengan daratan), hasilnya memperlihatkan suatu spektrum brilian dari warna-warna sebuah pelangi.

http://eug3n14.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Gambar

Archieves

%d blogger menyukai ini: