v4n73r

Learn To Fly

Andromeda

Usah kaua tangisi andromeda.(foto:istimewa)

Usah kau tangisi andromeda.(foto:istimewa)

Malam itu, ku lihat andromeda meratap berkawan tangis yang tak terhitung pilunya. Tatapan basah, seolah-olah memelintir senyum dan mencekal tawa. Dukanya kian berarti ketika emari tanganku menyentuh sisi wajahnya. Bahkan sudah terlanjur menjadi tubir. Kehampaan pun mendominasi, memberikan sederetan estimasi bahwa hatinya kian terkontaminasi nestapa.

Ingin ku bisik, “Jangan menangis lagi”, namun bibir ini dihalangi diam dalam kebisuan. Apalagi, nalar ini kian tak tega berdeskripsi lagi tentang nostalgia yang terkubur romantisme musim semi-ambigu. Sayangnya lagi, melodi cinta telah kehilangan komposisi notasi musikalnya. Maaf andromeda, bulan kembar itu tak bisa datang untuk kedua kalinya dalam waktu singkat.

Jangan katakan lagi, bahwa harapan kan mengungkap asa, bila faktanya rasamu padaku hanya berkisar deru ambisi. Urung saja hasratmu tuk memancing tatapku, bila faktanya telah sekian tambatanmu telah mengikat dermaga biru yang bermahkotakan jubah aurora. Cukuplah sonetamu kau baladakan jua. Sebab bahkan semilir bisa, menjadi badai.

Harapku andromeda, lanjutkan tapakmu di lapak pertiwi. Melodi masih butuh nada, apalagi hati yang selalu membutuhkan rasa. Mari, ku hapus air matamu dan ku kenakan tiara ketegaran pada sanubarimu. Kendati kita tak lagi mendulang asa dan menyulam rasa, tak perlu takut merasa terluka. Mungkin di suatu masa, kita kan bersanding lagi, ibarat menit yang selalu membutuhkan detik demi sempurnanya waktu dan bahkan saat.

Vanjer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 27, 2013 by in Prosa-Puisi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Gambar

Archieves

%d blogger menyukai ini: